perkembangan pribadi menurut tokoh erikson dan freud
Selasa, 20 Maret 2012
Kepribadian dapat berkembang menurut :
- Erikson
Erikson menyatakan bahwa pertumbuhan manusia berjalan sesuai prinsip epigenetik yang menyatakan bahwa kepribadian manusia berjalan meniurut delapn tahap.
Dalam tulisan – tulisan Erikson, tekanan khusus diletakan pada masa adolesen karena masa tersebut merupakan peralihan dari masa kanak – kanak ke masa dewasa.
Tahap – tahap perkembangan psikososial menurut Erikson :
1. Kepercayaan dasar vs kecurigaan dasar
Kepercayaan dasar tebentuk selama tahap sensorik oral (tahun pertama kehidupan), yang ditunjukan oleh bayi lewat kapasitasnya untuk tidur tenang, menyantap makanan dengan nyaman dan membuang kotoran dengan santai.
2. Otonomi vs perasaan malu dan keragu – raguan
Pada tahap kedua kehidupan (tahap muskular – anal dalam skema psikoseksual) anak mempelajari apakah yang diharapkan dari dirinya, apakah kewajiban-kewajiban dan hak-haknya disertai apakah pembatasan – pembatasan yang dikenakan pada dirinya.
3. Inisiatif vs kesalahan
Tahap ketiga ini setara dengan lokomotor-genital pada tahap psikoseksualitas, ialah tahap inisiatif : suatu masa untuk memperluas penguasaan dan tanggung jawab. Selama tahap ini anak menampilkan diri lebih maju dan lebih “seimbang” secara fisik maupun kejiwaan.
4. Kerajinan vs inferioritas
Pada tahap keempat ini dalam proses epigenetik anak harus belajar mengontrol imajinasi – imajinasinya yang sangat kaya, dan mulai menempuh pendidikan formal.
5. Identitas vs kekacauan identitas
Selama masa adolesen,individu mulai merasakan suatu perasaan tentang identitasnya sendiri.
- Sigmund Freud
Pada tahap perkembangan sigmund freud dijelaskan melalui tahapan sebagai berikut:
1. Tahap oral (0-1 bln) : kepuasan pada daerah oral yaitu mulut
2. Tahap anal (1-3thn) : kepuasan terletak pada daerah anal yaitu anus
3. Tahap falik (3- 5thn) : kepuasan terletak pada organ – organ genital dan pada tahap ini akan terjadi masa oudipus kompleks.
4. Tahap laten (5-12thn) : biasanya pada tahap ini kepuasan terletak pada daerah organ reproduksi dan cenderung terjadi kekritisan identitas.
5. Tahap genital : kepuasan yang terdapat pada aderah genital yang berfungsi sebagai bagian reproduksi dan terjadi rasa saling memiliki atau mencintai.
Daftar pustaka : siswanto,(2007),kesehatan mental,Yogyakarta:Andi
Langganan:
Komentar (Atom)